Rabu, Maret 11, 2026

Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan kembali setu Jatijajar untuk diajukan Sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional

Share

Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan kembali setu Jatijajar untuk diajukan Sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional

Depok Safiranews 04.10 2025

Sumber daya air Provinsi Jawa Barat pada hari selasa 04.10.2025 melaksanakan pemetaan kembali Setu Jatijajar yang keberadaannya ada di kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kecamatan Tapos H Jarkasih, Kepala Kelurahan Jatijajar R.Hendardi Suherman, Perwakilan SDA Provinsi Jawa Barat Taupik, Perwakilan Pokja Setu Jatijajar, ketua LPM dan para  Ketua RW, Ketua RT, serta pemilik lahan yang langsung bersingungan dengan bibir setu Jatijajar

Acara diawali dengan sambutan kepala kelurahan R.Hendardi Suherman yang mengucapkan selamat datang serta terima kasih kepada Perwakilaan SDA Jawa Barat,  Kepala Kecamatan Tapos H.Jarkasih serta para undangan yang  hadir, Lurah mengatakan pertemuan ini sangat penting karna dengan adanya pemetaan ulang kembali keberadaan setu Jatijajar oleh SDA Jawa Barat akan bisa mengetahui jelas ukuran serta patok setu Jatijajar.

Sementara Kepala Kecamatan Tapos H Jarkasih mengatakan hal ini yang sangat kita tunggu-tunggu kepada pihak PU melalui SDA Jawa Barat untuk bisa dipetakan kembali keberadaan setu, karna setu adalah aset pemerintah yang berada dibawah naungan PU, dan kedatangan petugas SDA bisa secepatnya menentukan patok yang sudah ada disekitar setu jatijajar untuk bisa diajukan menjadi sertifikat ke badan pertanahan nasional


Gambar salah satu patok setu yang ada dilahan warga

 

Salah satu pengurus RW yang langsung bersingungan dengan keberadaan setu jatijajar  Achmad Mauludin merasa sangat antusias dan merasa gembira dengan adanya pemetaan oleh pihak SDA yang akan diajukan ke Badan Pertanahan Nasional untuk disertifikatkan, karna menurut Mauludin banyak keberadaan patok setu Jatijajar ada didalam lahan pemilik tanah yang berdekatan dengan setu dan hal itu yang membuat setu jatijajar kehilangan akses menuju kelahan setu yang ada, karna bibir setu terlihat sempit sehingga sulit masuk kendaraan maupun alat berat yang sewaktu waktu melaksanakan normalisasi, padahal kalau kembali dinormalkan sesuai patok yang ada kendaraan truk bisa masuk melalui sepadan setu bahkan sampai ke ujung Terminal jatijajar yang berbatasan dengan Setu.

Sebaiknya secepatnya di lakukan pemagaran disepadan setu agar yang datang untuk berwisata ke Setu Jatijajar bisa lebih nyaman untuk parkir dan menjadi Aikon Kota Depok, pungkasnya.

AM

Read more

Local News