Depok Safiranews 21.10.225
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, meminta seluruh camat dan lurah untuk memperketat pengawasan pembangunan
Apel pagi di Balai Kota yang dihadiri oleh seluruh jajaran ASN merupakan momen untuk mengingatkan pentingnya disiplin, pengawasan, dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat kota Depok.
Pengawasan pembangunan bukan hanya untuk mengantisipasi bencana, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan setiap proyek, hal tersebut disampaiakan Wakil Walikota, Chandra saat apel pagi di Balai Kota, Senin (20/10/2025).
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, meminta seluruh camat dan lurah untuk memperketat pengawasan pembangunan di wilayah masing-masing. Hal ini disampaikan saat apel pagi di Balai Kota
Chandra menjelaskan, Pemkot Depok saat ini sedang memasuki masa KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara), di mana terjadi pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp342 miliar.
“Dampaknya pasti berkurangnya sejumlah kegiatan. Tetapi kami berharap hal ini tidak mengurangi semangat pelayanan kepada publik,” ujar Chandra.
Wakil Wali Kota menekankan pentingnya pengawasan, mengingat kondisi alam yang saat ini tidak menentu. Curah hujan tinggi baru-baru ini menyebabkan banyak titik bencana di Depok, seperti banjir dan longsor. Oleh karena itu, pembangunan di daerah aliran sungai dan drainase harus menjadi perhatian utama.
Chandra juga menyoroti peran Kota Depok sebagai wilayah hulu Sungai Cipinang, yang mencakup Setu Jatijajar dan Setu Gadog. “Dalam satu bulan ini, Pak Menteri Lingkungan Hidup sudah dua kali ke Depok untuk kegiatan bersih-bersih Sungai Cipinang. Ini menjadi teladan yang patut kita contoh,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa meskipun ada pengurangan anggaran, pelayanan publik
pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal.
(Red)

